15 September 2025
Telehandler adalah alat angkat serbaguna yang sering digunakan dalam konstruksi, pertanian, dan proyek berat lainnya. Namun, salah dalam pemilihan telehandler bisa menyebabkan kegagalan operasional, kecelakaan, bahkan membengkaknya biaya proyek. Yuk, pelajari kesalahan umum agar kamu bisa memilih dengan lebih bijak.

Kesalahan Fatal dalam Memilih Telehandler
a) Operator Tidak Terlatih
Menunjuk operator tanpa pelatihan memadai adalah keputusan berisiko tinggi. Operator telehandler perlu memahami kontrol, load chart, attachment, dan keselamatan kerja. Kekurangannya meningkatkan potensi kecelakaan dan kerusakan alat.
b) Mengabaikan Batas Kapasitas Angkat
Kelebihan beban merupakan penyebab utama kecelakaan kehancuran struktur atau overturning. Gunakan load chart dan pastikan operator mengerti batas maksimum alat.
c) Tidak Melakukan Site Assessment
Telah terbukti bahwa medan tidak rata, area sempit, atau terdapat rintangan overhead dapat membahayakan operasi telehandler. Tanpa pemeriksaan lokasi (site assessment) yang detail, risiko seperti overturning atau tabrakan makin tinggi.
d) Menggunakan Attachment yang Tidak Sesuai
Attachment yang tidak direkomendasikan oleh pabrikan atau tidak sesuai beban bisa menyebabkan ketidakstabilan atau kecelakaan serius.
e) Mengabaikan Pemeliharaan Rutin
Alat yang tidak diberi perawatan seperti pembersihan dan pemeriksaan sistem hidrolik atau transmisi akan lebih cepat mengalami kerusakan dan downtime.
f) Komunikasi Buruk di Area Kerja
Tanpa komunikasi yang jelas (radio, hand signals, atau spotter), risiko tabrakan dengan pekerja atau objek lain jadi tinggi. Coordinated operation sangat krusial.
g) Mengabaikan Kondisi Cuaca
Cuaca buruk, seperti hujan atau angin kencang, memengaruhi kestabilan telehandler. Mengoperasikan alat tanpa memperhatikan cuaca bisa menyebabkan kecelakaan fatal.
| Kesalahan Umum | Solusi yang Dianjurkan |
|---|---|
| Operator tidak terlatih | Pastikan operator memiliki sertifikasi dan pelatihan khusus |
| Melebihi kapasitas angkat | Selalu gunakan dan baca load chart sebelum operasi |
| Tidak melakukan site assessment | Lakukan survei kondisi lokasi (tanah, ruang, overhead) sebelum mengerjakan |
| Penggunaan attachment tidak sesuai | Gunakan attachment resmi dan ikuti rekomendasi pabrikan |
| Mengabaikan pemeliharaan rutinitas | Buat jadwal inspeksi harian dan perawatan berkala |
| Komunikasi lemah di lokasi kerja | Terapkan SOP komunikasi visual/verbal dan gunakan spotter |
| Mengecewakan kondisi cuaca | Pantau cuaca secara real-time dan hentikan operasi saat cuaca buruk |
Baca juga : Truck Crane vs All Terrain Crane
Memilih telehandler yang tepat melibatkan lebih dari sekadar kapasitas angkat. Faktor penting seperti pelatihan operator, kompatibilitas attachment, kondisi medan kerja, keamanan komunikasi, pemeliharaan alat, dan kondisi cuaca adalah elemen krusial. Dengan menghindari kesalahan fatal ketika memilih telehandler seperti di atas, kamu bisa memastikan operasi lebih aman, efisien, dan tanpa hambatan.
🌐 Kunjungi: bandungrayaforklift.com
📞 Hubungi: +62 811-1230-0826
Referensi
- Pughs Plant Hire – Kesalahan umum saat sewa & operasional telehandler pughsplanthire.com
- Rahayu Diesel – Operator tanpa pelatihan dan masalah kapasitas beban rahayudiesel.com
- KopiABC – Pentingnya assessment lokasi sebelum memilih alat berat kopiabc.co.id
- Alwepo – Kekurangan telehandler & pentingnya memilih sesuai kebutuhan alwepo
- SolusiKlik – Penggunaan bijak dan inspeksi rutin telehandler Solusi Klik
- Rahayu Diesel – Kurangnya komunikasi di lapangan sebagai ancaman keselamatan rahayudiesel.com
